Mari Membiasakan Menabung Sejak Dini

Written by Loket on July 1, 2020 in Coffe Shop terbaik di jakarta with no comments.

Memberikan pemahaman kepada buah hati untuk menabung jelas bukan hal mudah. Pemikiran yang masih sangat dini tentu membuatnya hanya berfikir untuk bermain. Kondisi demikian jelas menjadi tantangan tersendiri bagi Anda para orang tua untuk dapat mengarahkan sang buah hati mempersiapkan finansialnya sejak dini. Tidak hanya Mama Papa saja yang harus bisa mengatur keuangan, si kecil juga harus bisa. Dengan belajar menabung, secara tidak langsung orangtua juga akan membiasakan anak untuk mengatur keuangan sendiri. Contoh paling sederhana adalah menyisihkan uang untuk membeli mainan kesukaannya.

Pentingnya menabung sejak dini

Perilaku inilah yang akan menstimulus si kecil untuk bisa disiplin serta belajar bertanggung jawab. Tempat paling aman untuk menabung yaitu di bank, baik bank tersebut miliki pemerintah atau milik swasta. Selain itu, Anda tidak akan mengalami kesulitan ketika ingin menyetor tabungan dan mengambil uang, karena caranya begitu mudah dan cepat. Apabila tabungan anak sudah mencapai 25% dari complete yang ia inginkan, Anda bisa memberikan anak hadiah agar ia tambah semangat mengumpulkan uang tabungan. Pepatah lama yang mengatakan bahwa “buah tidak akan jatuh dari pohonnya” bisa Anda jadikan cara agar anak mau menyimpan uang untuk kebutuhan yang lebih berarti.

Terkadang sesederhana kebiasaan menabung pun menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam usaha untuk mencapai hidup yang lebih makmur dan nyaman. Nggak cuma buka tabungan dan deposito di bank, tapi kamu juga bisa mencoba instrumen investasi, seperti reksadana. Sewaktu-waktu perlu mencairkan dana, tabungan jangka panjang ini siap. Mempersiapkan masa depan termasuk biaya kuliah anak butuh perencanaan yang baik.

Orang tua sebaiknya memilih financial institution yang menerima uang dalam jumlah kecil untuk setoran lanjutan. Hal ini akan membuat anak mudah dalam membayar dan tentunya mereka jadi semakin rajin menabung. Selanjutnya, untuk mendukung gerakan “Ayo Menabung” Tim KKN-PPM UGM unit Batang Hari, Rawa Pitu, Lampung menyosialisasikan pentingnya menabung sejak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Batang Hari pada tanggal four Agustus 2018. Kegiatan sosialisasi pentingnya menabung sejak dini diawali dengan dengan pemutaran video animasi manfaat menabung.

Penasihat keuangan akan meminta kita untuk membuat daftar kebutuhan yang penting termasuk dana pendidikan anak. Ia akan menggali informasi tentang pemasukan dan pengeluaran kita selama sebulan hingga setahun untuk disesuaikan dengan daftar kebutuhan yang penting. Maka dari itu Bank Daerah Tulungagung hadir untuk menjawab kebutuhan menabung dari anak-anak anda. Jumlah uang saku yang diberikan Ayah/Bunda pastinya tidak sama di tiap keluarga. Tetapi Ayah/Bunda bisa memberikan pemahaman bahwa uang saku yang diberikan tidak untuk dihabiskan dalam 1 hari. Misal, ketika Ayah/Bunda memberikan uang saku sebesar Rp15.000 per harinya, Ayah/Bunda menjelaskan uang yang diberikan tersebut hanya boleh dipakai Rp10.000 saja.

Ini langkah-langkah tepat bagaimana kita menabung untuk biaya kuliah anak. IPlan Syariah memastikan Anda mendapatkan proteksi saat ini dan di masa depan dengan pahala yang terus mengalir. Kamu perlu menentukan tujuan keuangan kamu, kemudian jangka waktu, dan hitung kira-kira kamu perlu menabung berapa untuk mencapai tujuan keuangan kamu. Untuk mengetahui jawabannya, maka kamu harus tahu tujuan dari kamu menabung alias tujuan keuangan kamu. Dari segi waktu, kamu bisa menentukan seberapa cepat kamu ingin mencapai goal tujuan keuangan kamu. Lengkapi data dibawah ini untuk mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan Ibu dan si Kecil.

Sebagai salah satu institusi keuangan di Indonesia, BCA berkomitmen untuk membagikan pengetahuan dan keterampilan perencanaan keuangan sejak usia dini, salah satunya melalui kebiasaan menabung. Pertama, menabung dapat mengajari anak untuk menghargai uang dan tidak menghambur-hamburkannya. Setelah ia mengumpulkan sendiri uang untuk membeli sesuatu, nantinya anak akan memikirkan ulang apakah keinginan tersebut penting untuk dipenuhi atau tidak. Pasalnya, anak akan mengetahui jerih payah mengumpulkan uang dan menjadi bijak dalam menggunakan uang apabila sudah memiliki tabungan. Tabungan yang dikumpulkan anak bisa difungsikan sebagai dana darurat untuk dirinya sendiri.

Comments are closed.